Showing posts with label Ngabulatuk. Show all posts
Showing posts with label Ngabulatuk. Show all posts

Wednesday, February 1, 2012

Tidak Untuk Siapapun

Sepagi ini, kamu sudah mengetuk pintu rumahku. Sepagi ini kamu sudah mengajak ku untuk berjalan menyusuri kota yang masih terlelap. Sepagi ini, kamu sudah memaksaku. Masih di sepagi ini, kamu menebarkan senyuman yang tak sanggup kutolak, untuk sekedar berkeliling kota. 

Kita susuri lelapnya kota ini, sampai suara di dapur setiap rumah mulai ramai.. Matahari kembali terjaga, aku duduk denganmu pada suatu taman. Kita berbicara hal ringan,namun tetap indah. Tak perlu bicara soal cinta atau perasaan, cukup bicara hal-hal yang begitu ringan tentang secangkir kopi dan secangkir teh.

Hari beranjak petang, kamu masih setia menemani aku yang kadang asyik dengan diri sendiri. Hal yang tak pernah terlewatkan denganmu adalah, memandang setiap hujan yang jatuh ke bumi. Begitu syahdu. Namun nampaknya tidak sesyahdu kita. Tak apalah, asalkan aku dan kamu senang.